Jumat, 06 Juli 2012

SMS Menjelang Ramadhan: Doa Malaikat Jibril?

Doa Malaikat Jibril Menjelang Ramadhan
Oeh Sugiyanta, S.Ag, M.Pd

Kota Dekso di Kecamatan Kalibawang Kulon Progo DIY dari Atap SMK Muhammadiyah Kalibawang

“Ya Allah, tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apa bila sebelum memasuki Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal sebagai berikut: Tidak minta maaf terlebih dahulu kepada orang tuanya, Tidak bermaaf-maafan terlebih dahulu antara suami istri, tidak bermaaf-maafan terlebih dahulu dengan orang disekitarnya. Maka Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam mengatakan, “Amin, Amin, Amin.”
Oleh karena itu saya terlebih dahulu minta maaf, jika saya melakukan kesalahan .... Mohon maaf lahir batin ... Selamat Menunaikan Ibadah Puasa.”
Ini adalah isi SMS melalui handphone, atau facebook, atau twitter, kartu ucapan dan lain-lain yang sering kita jumpai menjelang datangnya bulan Ramadhan.
Konon doa di atas diucapkan oleh malaikat Jibril, saat Rasulullah berada di mimbar untuk khotbah shalat Jumat.
Para ulama telah banyak yang mencari sumber hadist di atas. Dikatakan hadist, karena kisah di atas mengisahkan Rasulullah Muhammad shalalllahu ‘alaihi wa salam. Karena terjadi saat khutbah Jumat, semestinya kisah di atas banyak yang meriwayatkan, dan menjadi hadist masyur atau bahkan sampai mutawatir. Adakah seorang yang meriwayatkan? Ternyata tidak dijumpai kitab hadist yang berbunyi seperti itu. Kalau tidak berarti cerita di atas adalah kisah bohong. Tidak semestinya kita berbuat kebaikan dengan berbohong seperti itu.

Yang berdekatan dengan hadist di atas adalah hadist berikut:
البحر الزخار ـ مسند البزار - (ج 4 / ص 268)
 - وحدثنا أحمد بن المقدام ، قال : نا سلمة بن عبيد الله الرهاوي ، قال : نا عثمان بن أبي عبيدة بن محمد بن عمار بن ياسر ، عن أبيه ، عن جده ، عن عمار بن ياسر ، قال : صعد رسول الله صلى الله عليه وسلم المنبر ، فقال : « آمين آمين آمين » ، فلما نزل قيل له ، فقال : « أتاني جبريل ، فقال : رغم أنف رجل أدرك رمضان فلم يغفر له أو فأبعده الله ، قل : آمين ، فقلت : آمين ، ورغم أنف رجل أدرك والديه فلم يدخلاه الجنة أو فأبعده الله ، قل : آمين ، قلت : آمين ، ورجل ذكرت عنده فلم يصل عليك فأبعده الله ، قل : آمين ، فقلت : آمين » وهذا الحديث لا نعلمه يروى عن عمار إلا من هذا الوجه بهذا الإسناد
Al-Bahruz-Zikhar – Musnad al-Bazar (4/268) – Ahmad bin al-Muqadam menceritakan kepada kami, katanya, “Salamah bin ‘Ubaidillah ar-Rahawi menceritakan kepada kami, katanya, “’Ustman bin Abi ‘Ubaidah bin Muhammad bin ‘Umar bin Yasar, dari ayahnya, dari Jidah, dari ‘Umar bin Yasir, katanya, “Rasulullah shalallahu berada di atas mimbar, maka beliau berkata, “Amin, Amin, Amin”. Maka setelah beliau turun, ditanyakan kepadanya.“ Beliau menjawab, “Jibril mendatangiku, maka katanya, “Orang yang menjumpai bulan Ramadhan, (lalu meninggal dunia) dan Allah tidak mengampuninya atau semoga Allah menjauhkannya (dari ampunan).” Jibril berkata, “Amin.” Maka aku (Rasulullah) berkata, “Amin.” Dan seorang yang menjumpai kedua orang tuanya, tetapi Allah tidak mengampuninya atau Allah menjauhkan dari ampunannya (karena ia tidak berbakti kepada mereka). Jibril berkata, “Amin.” Maka aku (Rasulullah) berkata, “Amin.” Jibril berkata, “Amin.” Maka aku (Rasulullah) berkata, “Amin.” Dan seorang yang (jika) namamu disebut di sisinya, ia tidak bershalawat kepadamu, maka Allah menjauhkannya (dari ampunannya). Jibril berkata, “Amin.” Maka aku (Rasulullah) berkata, “Amin.”
Al-Bazar berkata, “Dan hadist ini, kami tidak mengetahuinya diriwayatkan ‘Umar kecuali dengan rupa dengan sanad seperti ini.

البحر الزخار ـ مسند البزار - (ج 9 / ص 134)
3206 - حدثنا محمد بن إسحاق ، قال : نا عبد الله بن يوسف ، قال : نا عبد الله بن لهيعة ، قال : نا عبد الله بن يزيد الحضرمي ، عن مسلم بن يزيد الصدفي ، عن عبد الله بن الحارث بن جزء الزبيدي رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم دخل المسجد وصعد المنبر فقال : « آمين ، آمين ، آمين » فلما انصرف قيل : يا رسول الله ، لقد رأيناك صنعت شيئا ما كنت تصنعه ، قال : « إن جبريل تبدى لي في أول درجة ، فقال : يا محمد ، من أدرك أحد والديه فلم يدخلاه الجنة فأبعده الله ثم أبعده ، قال : فقلت : » آمين « ثم قال لي في الدرجة الثانية : ومن أدرك شهر رمضان فلم يغفر له فأبعده الله ، ثم أبعده ، فقلت : » آمين « ثم تبدى لي في الثالثة ، فقال : إن من ذكرت عنده فلم يصل عليك فأبعده الله ثم أبعده ، فقلت : آمين »
Muhammad bin Ishaq menceritakan kepada kami, ia berkata, “Abdullah bin Yusuf menceritakan kepada kami. Ia berkata, “Abdullah bin Luhai’ah menceritakan kepada kami. Ia berkata, “Abdullah bin Yazid al-Hadlrami, dari Muslim bin Yazid ash-Shidaf, dari Abdulah bin al-Harist bin Jaza-i al-Zubaidi radliallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shalalahu ‘alaihi wa salam memasuki masjid dan berdiri di mimbar berkata, “Amin, amin, amin.” Setelah selesai ditanyakan, “Ya Rasulallah, tadi aku melihatmu berbuat sesuatu, apa yang Anda lakukan?” Rasulullah bersabda, “Sungguh Jibril mendatangiku, maka pertama ia berkata, “Wahai Muhammad, barangsiapa mendapati salah satu orang tuanya (tapi tidak berbakti) maka ia tidak masuk surga, maka Allah menjauhkannya kemudian menjauhkannya.” Rasul bersabda, “Maka aku berkata, “Amin.” Kemudian Ia berkata kepadaku kedua kalinya, “Barang siapa menemui bulan Ramadhan, (lalu meninggal dunia) dan Allah tidak mengampunaninya atau semoga Allah menjauhkannya (dari ampunan), kemudian menjauhkannya.” Maka aku berkata, “Amin.”, lalu Jibril berkata, “Sesungguhnya seseorang yang (bila) kamu disebut di sampingnya, kemudian ia tidak bershalawat kepadamu, maka Allah menjauhkannya (dari ampunan) lalu menjauhkannya (dari ampunan).” Maka aku pun berkata, “Amin.””
Hadist di atas juga diriwayatkan oleh al-Hakim, Ibn Khuzaimah, dan juga oleh ath-Thabrani. Imam Muhammad Nashiruddin al-Albani mengatakan bahwa hadist di atas shahih lighairihi.

Faidah Hadist
Kedua hadist di atas menerangkan kepada kita bahwa:
1.        Saat Rasulullah shalallhu ‘alaihi wa salam berkhutbah di atas mimbar, Malaikat Jibril mendekatinya dan berdoa sesuatu yaitu
2.        Allah tak mengampuni orang yang tidak berbakti kepada orang tuanya,
3.        Allah tak mengampuni orang yang kedatangan Ramadhan tetapi menyia-nyiakannya (tidak menggunakan untuk ibadah di dalamnya)
4.        Allah tak mengampuni dan menjauhi orang yang bila Rasulullah disebutkan di sampingnya, ia tidak bershalawat kepadanya.
5.        Rasulullah mengaimini doa malaikat Jibril tersebut.

Jadi hadist yang sering beredar lewat pesan singkat atau SMS sebelum bulan Ramadhan tidak diketahui sumbernya dan sebaiknya kita abaikan saja kecuali didapati hadist tersebut ada sumbernya dan sebagai sunah makbulah. Wallahu a’lam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar