Rabu, 12 November 2014

UCAPAN SALAM PENUTUP SHOLAT



UCAPAN SALAM PENUTUP SHOLAT
Oleh: Sugoyanta, S.Ag, M.Pd


Pengertian Salam Dalam Tulisan Ini
Salam yang dimaksud dalam tulisan ini adalah ucapan salam yang diucapkan sebagai penutup shalat apa saja.

Gerakan Saat Mengucapkan Salam

1.      Menoleh ke kanan lalu ke kiri sampai terlihat pipinya dari belakang
عَنْ عَامِرِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كُنْتُ أَرَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ يَسَارِهِ حَتَّى أَرَى بَيَاضَ خَدِّهِ
Dari Amir bin Sa'ad, dari ayahnya. dia berkata, "Saya melihat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam melakukan salam (di akhir shalat) dengan menoleh ke kanan dan ke kiri, sehingga saya melihat putih pipi beliau." (Shahih Muslim)
Jadi gerakan saat mengucapkan salam adalah menoleh ke kanan sampai terlihat pipinya dari belakang, lalu menoleh ke kiri sampai terlihat pipinya dari belakang.

2.      Tapi boleh juga hanya ke kanan dengan sedikit menoleh sedikit
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى النَّيْسَابُورِيُّ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ أَبِي سَلَمَةَ أَبُو حَفْصٍ التِّنِّيسِيُّ عَنْ زُهَيْرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُسَلِّمُ فِي الصَّلَاةِ تَسْلِيمَةً وَاحِدَةً تِلْقَاءَ وَجْهِهِ يَمِيلُ إِلَى الشِّقِّ الْأَيْمَنِ شَيْئًا
Muhammad bin Yahya An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Amr bin Abu Salamah Abu Hafsh At-Tinnisi memberitahukan kepada kami dari Zuhair bin Muhammad, dari Hisyam, dari Urwah, dari ayahnya, dari Aisyah: Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam ketika shalat mengucapkan salam sekali ke arah depan, kemudian menoleh sedikit ke arah sebelah kanan.(Shahih Muslim)
Tak Ada Gerakan Lainnya Saat Mengucapkan Salam
عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَ كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْنَا السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَأَشَارَ بِيَدِهِ إِلَى الْجَانِبَيْنِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَامَ تُومِئُونَ بِأَيْدِيكُمْ كَأَنَّهَا أَذْنَابُ خَيْلٍ شُمْسٍ إِنَّمَا يَكْفِي أَحَدَكُمْ أَنْ يَضَعَ يَدَهُ عَلَى فَخِذِهِ ثُمَّ يُسَلِّمُ عَلَى أَخِيهِ مَنْ عَلَى يَمِينِهِ وَشِمَالِهِ
Dari Jabir bin Samurah RA, dia berkata, "Bila kami shalat bersama Rasulullah SAW kami mengucapkan, Assalamu'alaikum warah-matullah, assalamu 'alaikum warahmatullah," lalu Jabir memberikan isyarat dengan tangan (jari)nya ke dua arah kanan-kiri. Lalu Rasulullah bertanya kepadanya, "Mengapa kamu memberikan isyarat dengan kedua tanganmu seperti ekor kuda yang terkena terik mentari? Sebenarnya cukup bagi seseorang meletakkan tangan di pahanya lalu mengucapkan salam kepada saudaranya ke arah kanan dan kiri'"(Shahih Muslim)
Di antara gerakan yang dilarang saat shalat adalah menggerakkan satu atau dua tangan saat melakukan salam, yaitu dengan menunjuk ke kanan saat menoleh ke kanan, dan ke arah kiri saat menoleh ke kiri.

Ucapan Salam
1.      Mengucapkan - Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh saat menoleh ke kanan, dan mengucapkan - Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah saat menoleh ke kiri
عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَائِلٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ وَعَنْ شِمَالِهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
Dari Wail, dia berkata, "Saya pernah mengerjakan shalat bersama Nabi SAW, beliau biasa memberi salam ke kanan beliau (dengan mengucapkan), Assalaamu 'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh, dan member salam ke kiri (dengan mengucapkan) Assalaamu 'alaikum wa rahmatullaah '"(Sunan Abi Dawud)

2.      Mengucapkan - Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh saat menoleh ke kanan maupun ke kiri
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ شِمَالِهِ حَتَّى يُرَى بَيَاضُ خَدِّهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
Dari Abdullah, bahwasnya Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam memberi salam ke kanan dan ke kiri, sampai terlihat pipi putih beliau, beliau mengucapkan, 'Assalaamu 'alaikum warahmatullah, assalaamu 'alaikum wa rahmatullaahi.” (Sunan Abi Dawud)
3.      Mengucapkan - Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah saat menoleh ke kanan, dan mengucapkan - Assalamu ‘alaikum saat menoleh ke kiri

سنن النسائي - أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي الدَّرَاوَرْدِيَّ عَنْ عَمْرِو بْنِ يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ عَنْ عَمِّهِ وَاسِعِ بْنِ حَبَّانَ قَالَ: قُلْتُ لِابْنِ عُمَرَ أَخْبِرْنِي عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ كَانَتْ قَالَ فَذَكَرَ التَّكْبِيرَ قَالَ يَعْنِي وَذَكَرَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ عَنْ يَمِينِهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ عَنْ يَسَارِهِ.
Sunan an-Nasa’I - Qutaibah mengabarkan kepada kami, katanya, “’Abdul Aziz - yaitu ad-Darawardi, bercerita kepada kami dari Amr bin Yahya dari Muhammad bin Yahya bin Habban dari pamannya, Wasi’ bin Habban, katanya, “Saya berkata kepada ibn ‘Umar, “Kabarkan kepadaku tentang shalat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, bagaimana (pelaksanaannya) dulu.”  Jawabnya, “Maka beliau mengucapkan takbir.” Jawabnya lagi, “Hingga mengucapkan, “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullaah” ke arah kanan, “as-Salamu ‘alaikum” ke arah kiri.”””  (Sunan an-Nasa’i)

4.      Mengucapkan - Assalamu’alaikum saat hanya mengucapkan salam sekali saja.
Hal  ini pernah dilakukan oleh ‘Aisyah. Seperti  hadist berikut:

السنن الكبرى للبيهقي - (اخبرنا) أبو عبد الله الحافظ حدثنى أبو سعيد احمد بن يعقوب الثقفي ثنا حمزة بن محمد بن عيسى ثنا نعيم بن حماد ثنا عبد الوهاب بن عبد المجيد ثنا عبيدالله بن عمر عن القاسم عن عائشة رضى الله عنها انها كانت تسلم في الصلوة تسليمة واحدة قبل وجهها السلام عليكم

As-Sunan al-Kubra lil-Baihaqi - Abu ‘Abdullah al-Hafidh mengabarkan kepada kami, Abu Sa’id Ahmad bin Ya’qub ast-Staqif  bercerita kepadaku, Hamzah bin Muhammad bin ‘Isa bercerita kepada kami, Nu’aim bin Hamad bercerita kepada kami, ‘Abdul Wahab bin ‘Abdul-Majid bercerita kepada kami, ‘Ubaidullah bin ‘Umar bercerita kepada kami dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha bahwa beliau dahulu mengucapkan salam dalam shalat dengan salam satu kali sebelum memalingkan wajahnya, “As-Salamu ‘Alaikum”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar